Menu

Gorgeousgiggles.co.uk

Kumpulan berita sport terlengkap

Pep Guardiola Mengubah Kevin De Bruyne Menjadi Bintang

Pep Guardiola telah membangun sistem yang lebih kuat di tubuh City sehingga mampu melahirkan pemain kelas bintang top baru yang sebelumnya tidak diduga.

Manchester City cukup sering dituduh hanya mengambil pemain judi bola yang sudah menjadi bintang. Padahal, Pep Guardiola, sang manajer The Citizens, ternyata menciptakan seorang pemain bintang. Adalah Kevin De Bruyne, pemain yang kini menjadi bintang. De Bruyne telah membuat lebih banyak assist di Liga Primer sejak dimulainya musim 2016-17 dibanding pemain lainnya. Dia telah menciptakan total 118 peluang secara keseluruhan – hanya Christian Eriksen dari Tottenham (125) yang mampu menyainginya.

Kevin de Bruyne, Bintang Baru City

Kevin de Bruyne digambarkan oleh Guardiola sebagai “pemain lengkap”. Ia terlihat seperti pemain dengan bakat top yang telah ditingkatkan lebih jauh oleh sang manajer. Statistik De Bruyne dalam peran barunya juga telah menarik banyak perhatian. Sepertinya dia telah menjadi tipe pemain yang diinginkan oleh Guardiola untuk mengendalikan lini tengahnya seperti saat Pep masih menjalankan masa tugasnya di Barcelona.

Pemain asal Belgia tersebut juga baru-baru ini telah menjadi berita utama. Ini sekalig lagi membuktikan bahwa dia bukan satu-satunya pemain City kelas dunia yang telah ditingkatkan oleh pelatih asal Spanyol tersebut. Guardiola telah mengambil pemain yang bagus dan telah membuat mereka semakin hebat. Wajar jika Guardiola juga menjadi salah satu pengagum De Bruyne. Bahkan, mantan manajer Bayern Munich pekan lalu mengatakan bahwa pemain berusia 26 tahun itu adalah salah satu pemain terbaik yang pernah dia lihat.

De Bruyne jelas tidak akan memohon sebelum Guardiola memintanya dan jelas saja mantan pemain Chelsea itu juga memiliki sikap dan kemampuan untuk menyesuaikan permainannya. Ini yang membuat Pep semakin menyukainya. Selain itu, tidak sedikit pula yang mengatakan jika De Bruyne telah menjadi pemain yang lebih baik di bawah asuhan Guardiola.

Tapi dia bukan satu-satunya pemain yang telah berhasil meningkatkan kemampuannya secara pesat di tim City ini, karena pemain lain seperti Raheem Sterling juga terlihat lebih baik dari sebelumnya. Sebelumnya juga ada Sergio Aguero telah menambahkan berbagai peningkatan dan prestasi permainannya di bawah arahan Pep juga.

Pep Guardiola Membangun Sistem yang Lebih Kuat

Banyak yang melihat dari apa yang dilakukan oleh Guardiola pada Man City, adalah pembuatan sistem yang lebih kuat dengan cara kerja keras dan mengubah pemain biasa menjadi luar biasa serta meningkatkan lagi pemain yang memiliki bakat. Ini yang cukup berbeda dengan manajer lain dan anggapan bahwa Man City hanya mengambil pemain yang sudah berkualitas saja. De Bruyne adalah contoh yang tepat.

Pada tahun pertamanya di Stadion Etihad, di bawah manajer poker online sebelumnya Manuel Pellegrini, De Bruyne biasanya merupakan satu dari tiga pemain yang beroperasi di belakang striker Sergio Aguero dalam formasi 4-2-3-1. Kini dia memainkan peran yang lebih dalam, biasanya sebagai bagian dari formasi 4-1-4-1. Sang manajer dapat melihat dia membantu pemain tengah City saat timnya tidak memiliki bola, sekaligus bertindak sebagai batu loncatan untuk melakukan serangan balik saat mereka mendapatkan bola.

Ada juga yang menunjukkan bahwa De Bruyne tidak hanya memiliki satu posisi di tim City ini. Ini karena Pep tidak akan membangun sistem yang sederhana melainkan yang lebih holistik atau lebih kuat. Ini bisa dilihat dari posisi De Bruyne pada beberapa pertandingan. Sebagai contoh De Bruyne bermain di sebelah kanan lapangan tengah saat melawan Watford sedangkan ketika melawan Liverpool, dia melakukan lebih banyak pekerjaan di lapangan. Termasuk juga saat melawan Bournemouth pada akhir Agustus dia terutama di sebelah kiri.