Menu

Gorgeousgiggles.co.uk

Kumpulan berita sport terlengkap

Wiranto Janji Akan Bangun Kekuatan Merata Di Sektor Bulutangkis

Wiranto selaku ketua umum PP PBSI berjanji akan membangun kekuatan yang merata pada skuat bulutangkis. Hal itu diungkapkan setelah Indonesia gagal di Piala Sudirman 2017.

Piala Sudirman 2017 yang diselenggarakan di Australia, membuat Ketua Umum Wiranto sadar akan kekuatan Indonesia pada ajang beregu. Wiranto juga bertekad untuk melakukan pembangunan skuat yang merata. Tim bulutangkis tanah air memang menunjukkan hasil yang buruk pada pertandingan yang diadakan di Gold Coast itu. Kegagalan yang diraih tentu mengharuskan PP PBSI melakukan kerja yang lebih berat . Sektor bulutangkis yang biasanya kerap menjadi kebanggaan, kini terlihat melempem. Bahkan tersingkir di fase grup judi bola setelah dikalahkan India 4-1 dan menang tipis dari Denmark 3-2.

Wiranto Tak Ingin Tim Indonesia Terperosok Dalam Lubang Yang Sama

Wiranto mengungkapkan, dia meminta para pelatih untuk menciptakan metode baru untuk memoles bintang yang telah dimiliki di skuatnya. Wiranto yang kini juga menjabat sebagai Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan tersebut tidak ingin kalau klub andalan Indonesia itu terperosok ke dalam lubang sama dua kali dalam satu periode kepengurusannya.

Wiranto menyatakan pada wartawan di Kantor Kementerian Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan di Jakarta pada hari rabu kemarin tanggal 31 Mei 2017, “Ini nanti untuk berikutnya ke berbagai event, di depan ini banyak sekali, kita akan coba melakukan satu metode baru. Untuk mencoba pemain-pemain yang sudah kami poles kelemahannya dan kami majukan lagi. Nanti kami lihat bagaimana kemajuan mereka itu.”

“Kami sudah melakukan suatu evaluasi yang cukup njilimet dari masalah strategi, teknik, kemampuan pemain, kelemahan pemain masa lalu dan bagaimana koreksinya. Tapi kan lawan di sana sudah punya, melakukan langkah-langkah yang sama karena itu kita segera menyelesaikan masalah-masalah hasil evaluasi itu untuk kemudian kami poles kembali.”

“Kemarin kita sudah menang di All England. Di beberapa event kita akan terus ada (juara), meski dari ganda putra atau campuran. Untuk event perorangan kita memiliki potensi tapi yang beregu ini menuntut pemain yang merata. Meratanya ini yang sekarang kita coba jajaki. Kita mampu enggak memiliki suat skuat, satu tim yang kuat dalam semua lini,” kata Wiranto.

Indonesia Kalah Karena Kesalahan Strategi

Adanya kegagalan dari kubu Indonesia pada Piala Sudirman 2017 itu, sudah tentu saja di luar ekspektasi banyak orang dan tak memenuhi target. Wiranto mengakui kalau ada kesalahan dalam penentuan strategi. Halyang menjadi sorotan adalah susunan pemain ketika menghadapi India. Saat itu, Indonesia dijagokan sebagai unggulan, tapi ternyata Indonesia tak berdaya dengan perlawanan tim India dan harus rela kalah 1-4. Kemenangan yang diraih saat melawan Denmark 3-2, ternyata tak mampu untuk membuat skuat merah putih masuk ke babak perempatfinal.

Wiranto mengungkapkan,bahwa PBSI telah melakukan evaluasi mengenai permasalahan itu. Dia meminta agar kepengurusan dan para atlet tetap bersemangat.

“Yang pertama saya sendiri sudah beberapa bulan menjabat (sebagai ketua umum) PP PBSI. Saya sendiri sudah mempunyai pola kepemimpinan ke depan.”

“Sekarang yang kami miliki adalah bibit-bibit yang sudah ada, yang kita coba di Piala Sudirman tapi gagal. Memang ada sedikit kesalahan strategis di sana, walaupun sangat tipis, tapi tetap kita mengakui, jujur kita belum mampu mengalahkan lawan, itu harus jujur.”

“Namun, bukan berarti kita harus patah semangat mencapai apa yang bisa kita lakukan untuk mendongkrak yang sudah ada ini, untuk bisa mempunyai kualitas melebihi mereka,” kata Wiranto.

Indonesia harus terhenti di babak perempatfinal pada pertandingan Piala Sudirman 2017. Peraihan togel online tersebut merupakan pencetakan prestasi paling buruk sepanjang keikutsertaan Indonesia di Piala Sudirman sejak tahun 1989.